Home / berita umum / 2 Warga Gresik Hilang Terseret Arus Banjir Luapan Kali Lamong Saat Jaring Ikan

2 Warga Gresik Hilang Terseret Arus Banjir Luapan Kali Lamong Saat Jaring Ikan

2 Warga Gresik Hilang Terseret Arus Banjir Luapan Kali Lamong Saat Jaring Ikan – Dua masyarakat Gresik hilang seusai terbenam terbawa arus banjir luapan Kali Lamong, di Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Gresik. Mereka terbenam kala menjaring ikan.

Ke-2 korban ialah Bagus Besar Pratama (17) serta Nuri (21) , kedua-duanya masyarakat Kramat Inggil, Jalan Kapten Darmo Sugondo, Gresik.

Ke-2 korban diadukan terbawa arus banjir luapan Kali Lamong pada waktu 01. 30 WIB kala menjaring ikan di Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Gresik.

Saksi di tempat saat itu lihat salah satunya pemuda yang meminta tolong karena terbawa arus banjir. Selanjutnya salah satunya kawannya coba membantu, akan tetapi lantaran arus cukuplah deras kedua-duanya pula terbawa arus serta terangkut ke lahan tambak sedalam 2 mtr.. Saat ini petugas SAR, BPBD, Polres Gresik serta Ditpolair Polres Gresik masih kerjakan proses penelusuran.

” Saya mendapat laporan dari temannya, waktu pulang berikan berita kalau anak saya hilang terangkut arus banjir. Ujarnya malam-malam mencari ikan bersama-sama 11 orang temannya, ” kata Kabul Suwito (53) , orangtua Bagus Besar di tempat peristiwa, Minggu (5/5/2019) .

Kabul menjelaskan anaknya yang sekarang ini masih duduk di kelas 1 SMK di PGRI 1 Gresik berpamitan nongkrong ke warung kopi d dekat rumah korban bersama-sama 10 kawannya.

” Tadi malam pamitnya cuma ke warung untuk ngopi, lantaran hari senin akan turut ujian, ” kata Kabul.

Selain itu, Kapolsek Cerme Iwan Harry Poerwanto membetulkan terdapatnya dua masyarakat hilang karena terbawa arus banjir saar Kali Lamong membludak.

” Ke-2 korban hingga sampai sekarang ini masihlah dalam penelusuran baik itu dari Satpolair Polres serta team BPBD, ” papar Iwan.

Iwan menyampaikan dalam proses penelusuran semua team SAR pula ditambahkan dengan perahu karet sekalian menyisir di lahan tambak ikan yang digenangi banjir.

” Penelusuran korban masih terjadi. Kami memohon doanya secepatnga dapat diketemukan, ” jelas Iwan.

Dan untuk arus jalan raya di Jalan Desa Raya Tambak, Cerme untuk sesaat ditutup untuk penguna roda empat. Jalan cuma dapat dilewati oleh kendaraan roda dua.

” Jalan yang ke arah Cerme ataupun sebaliknya yang lewat Desa Tambak Beras masih dapat dilewati. Namun, itu cuma untuk kendaraan roda dua. Sesaat roda empat atau lebih diarahkan mengarah Metatu melalui Jalan Pantura Duduksampeyan, Gresik, ” tandas Iwan.

About admin