Home / berita umum / Diduga Merakit Bom Untuk Ikan, 5 Nelayan Balikpapan Diamankan

Diduga Merakit Bom Untuk Ikan, 5 Nelayan Balikpapan Diamankan

Diduga Merakit Bom Untuk Ikan, 5 Nelayan Balikpapan Diamankan – Aparat Ditpolair Polda Kalimantan Timur, mengamankan lima nelayan di perairan Manggar, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (16/10) kira-kira waktu 03. 00 Wita. Kelimanya dikira tengah merakit bom ikan di dalam laut. Polisi mendapatkan beberapa tanda bukti diatas kapal. Termasuk juga, bahan peledak 75 kg Potasium Clorate.

Polisi mengendus grup nelayan itu tengah berlayar di perairan Manggar, serta diberitakan mengangkut bahan untuk merakit bom ikan. Personel Polair Polda Kalimantan timur yang tengah berpatroli segera hampiri kapal KMN Putra II yang mencurigakan karna berlayar pada pagi buta. Benar saja, waktu dihampiri serta dikerjakan kontrol isi kapal, diketemukan banyak bahan untuk merakit bom ikan.

Nakhoda kapal KMN Putra II serta 4 nelayan beda tidak berkutik waktu didatangi petugas. ” Ya benar, diketemukan nelayan di Manggar, memakai handak (bahan peledak) , ” kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Ade Yaya Suryana, di konfirmasi merdeka. com, Selasa (17/10) .

Dalam penggeledahan isi kapal, diketemukan tdk kurang dari 20 tanda bukti. Selain 75 kg Potasium Chlorate, di antaranya juga diketemukan 9 bom ikan siap ledak, beberapa puluh botol kaca kosong minuman tambah energi, sepatu selam, sampai bubuk belerang.

Tanpa ada menanti lama, kelimanya segera digiring ke markas Ditpolair Polda Kalimantan timur untuk diperintahi info.

” Serangkaian bahan peledak itu, salah satunya Potasium Chlorate itu, memanglah tunjukkan masih tetap ada nelayan yang menyalahgunakannya. Karna, terang, pemakaian bom ikan itu mengakibatkan kerusakan ekosistem serta biota laut, ” tutur Ade.

” Yang terang, penjualan bahan peledak itu, dalam pengawasan kepolisian. Ya itu barusan, ada saja warga yang nekat menyalahgunakannya biarpun itu salah, ” ungkap Ade.

Pada petugas, ke-5 nelayan Balikpapan itu menyanggah memakai bom ikan di perairan Balikpapan. Tetapi polisi tdk demikian saja yakin.

” Info ke-5 orang nelayan ini, selalu didalami, untuk memastikan pasal yang pas, diputuskan jadi tersangka, ” ucap Ade.

Merujuk perundang-undangan, ke-5 nelayan terancam Undang-undang No 45 Tahun 2009 Perihal Perubahan Atas Undang-undang No 31 Tahun 2004 Perihal Perikanan.

About admin