Home / berita umum / Kekeringan, Warga Harus Beli Air Bersih

Kekeringan, Warga Harus Beli Air Bersih

Kekeringan, Warga Harus Beli Air Bersih – Kekeringan yang Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, menyebabkan krisis air bersih di 6 dari 19 kecamatan. Enam kecamatan itu, diantaranya Kecamatan Tangen, Mondokan, Gesi, Sukodono, Sumberlawang, serta Jenar.

Di Kecamatan Mondokan, masyarakat berupaya memperoleh air bersih di persawahan serta di sungai yang jaraknya seputar 1, 5-2 Km. Sedang sumur punya masyarakat telah alami kering semenjak empat bulan terahir. Untuk memperoleh air bersih, masyarakat juga ikhlas beli air dengan harga Rp5. 000-6. 000 per jeriken.

Keadaan ini mengundang keprihatinan lembaga, organisasi kemasyarakatan, serta organisasi politik. Diantaranya merupakan organisasi kemasyarakatan termasuk juga organisasi penduduk Rapi lokasi Sragen, Jawa Tengah.

Salah satunya masyarakat, Endang Mujiyanti, mengakui suka sesudah mendaptkan pertolongan dari Rapi. Air itu gagasannya untuk mandi, masak serta membersihkan. Dia mengatakan tiap-tiap musim kemarau di desanya tetap kesusahan untuk memperoleh air bersih.

Ketua Rapi lokasi Sragen, Sulardi, momen ini membuat keprihatinan pada organisasi Rapi, karena tiap-tiap musim kemarau di Desa Gemantar tetap kesusahan memperoleh air bersih.

Sedang Kepala Desa Gemantar Suradi lihat keadaan ini pihaknya mengharap pada pemerintah untuk bersedia membikinkan penampungan air bersih yang diambilkan dari sendang yang ada di Desa Gemantar.

Bila dua sampai tiga bulan lagi bila di kabupaten sragen tidak ada turun hujan, di pastikan masyarakat akan alami krisis air bersih. Oleh karenanya masyarakat begitu mengharap pemerintah selekasnya tanggap untuk menolong membikinkan sumur pantek atau penampungan air.

About admin