Home / berita umum / Satpol PP Berhasil Amankan Dokter Muda Akibat Mesum Dalam Mobil

Satpol PP Berhasil Amankan Dokter Muda Akibat Mesum Dalam Mobil

Satpol PP Berhasil Amankan Dokter Muda Akibat Mesum Dalam Mobil – Seseorang dokter muda serta mahasiswi kebidanan di Kota Bukit Tinggi, Sumatera Barat, tertangkap basah lakukan perbuatan mesum didalam mobil kala parkir di samping kantor Satpol PP, malam barusan. Terhadap petugas pasangan ini mengakui khilaf serta tak sadari nyata-nyatanya lagi tengah memarkirkan mobil di samping kantor Satpol PP.

Penangkapan ini berasal dari keragua-raguan anggota Satpol PP yg menyaksikan satu buah mobil terparkir akan tetapi pengemudi serta penumpangnya tdk kunjung turun. Anggota Satpol PP itu jadi lebih sangsi lantaran sehabis berapa menit mobil kelihatan bergoyang.

Benar saja, didalam mobil nyata-nyatanya pasangan E dengan sebutan lain RZ (24) serta D dengan sebutan lain DT (23) , lagi tengah asik endehoi. RZ didapati warga Padang Timur, Kota Padang, menjadi dokter muda (koas) di diantara satu rumah sakit umum daerah di Batusangkar. Dan DT menjadi warga Jambi, mahasiswi kebidanan diantara satu Sekolah Tinggi Pengetahuan Kesehatan di Bukittinggi.

Anggota Satpol PP Kota Bukittinggi Riefky Reflis yg memergoki perbuatan mesum keduanya menuturkan, kala itu ia lagi tengah piket menjaga di kantor. Mendadak ada mobil yg berhenti serta parkir di samping kantor, akan tetapi tdk ada yg turun dari mobil. Tidak lama setalah itu mobil kelihatan bergoyang.

Megitu didekati serta menyaksikan ke mobil, pengemudi serta penumpangnya nyata-nyatanya tengah lakukan perbuatan mesum di jok belakang. Pasangan itu pernah coba melarikan diri.
“Mereka pengin melarikan diri tetapi lantaran pintunya dapat di buka, kuncinya segera saya ambillah. Dia (si pria) dokter muda di Tempat tinggal Sakit Umum Batusangkar serta pasangannya mahasiswi kebidanan disini, ” pungkasnya di area, Rabu (11/10/2017) malam.

Tidak sukses kabur, dokter muda itu coba merayu petugas serta berapa kali minta damai. Akan tetapi petugas masih membuat keduanya menjadi pemeran pelanggar ketetapan daerah (perda) utk berikan resiko kapok serta jadi pelajaran buat warga yang lain.

Sama sesuai Perda Kota Bukittinggi No 3/2015 Perihal Ketenteraman serta Ketertiban Umum, pasangan muda-mudi ini terancam membayar ongkos penegakan perda semasing Rp1 juta serta bikin surat info utk tak kembali laksanakan perbuatan mirip.

About admin