Home / berita umum / Tanda Tangan Penduduk Juga Di Tulis Dijalan

Tanda Tangan Penduduk Juga Di Tulis Dijalan

Tanda Tangan Penduduk Juga Di Tulis Dijalan – Beberapa kelompok orang mencorat-coret jalan desanya selama 500 mtr. dengan pilox. Langkah ini mereka kerjakan sebab aduan jalan rusak tak memperoleh respon pemda ditempat. Meski sebenarnya karena rusaknya jalan itu, banyak korban luka sebab jauhi jalan berlobang.

Jalan desa yg rusak itu terdapat di Dusun Tlogo 3. Atau yang pasti di Gapura Agung Tlogo, sampai Kecamatan Kanigoro sisi utara dengan selatan.

Pengecatan jalan itu berkali-kali mereka melakukannya. Tapi selamanya terhapus oleh air hujan. Paling akhir selesai sahur pagi hari barusan, dengan pakai pilox, beberapa puluh orang mencat kembali jalan itu untuk mengundang perhatian. Mereka membuat pekerjaan itu di social media lokal Blitar.

Tidak cuma mencat pilox. Mereka menempatkan banner yg ditulis ” Weruh dalan rusak, feature desa podo meneng kabeh. Opo gunane due kamituwo, pamong lurah nek ora iso nampung inspirasi penduduk. Mengerti situasi dalane nyilakakne wargane ” .

(Tahu jalan rusak, feature desa serta sekretaris diam saja. Apa fungsinya punyai feature desa apabila tak dapat menyimpan inspirasi penduduk. Ketahui situasi jalannya mencelakakan penduduk) .

” Jalan ini udah beberapa tahun rusak. Telah banyak korban terluka. Namun setiap tahun, cuma pemeliharaan saja. Ditambal sulam dengan kwalitas yg bertahan tidaklah sampai 7 bulan. Sampai bingung kami, bagaimana metodenya supaya jalan ini diperbaiki, ” kata koordinator pemuda ditempat, Setyo Budi Pranyoto, Minggu (12/5/2019) .

Pengamatan detikcom, jalanan itu banyak berlubang. Dengan diameter serta ke beragam. Apabila situasi hujan, lubang jalan bakal tertutup air serta membahayakan pengendara. Terutama untuk pengendara roda dua.

Penduduk pasang banner tidak setuju jalan rusak/Penduduk pasang banner tidak setuju jalan rusak/ Poto : Erliana Riady

Info yg diperoleh dari penduduk, seseorang ibu serta anak balitanya terluka kronis. Mereka naik motor serta jauhi jalan berlubang. Sepeda disasarkan ke tengah, waktu bertepatan melesat satu mobil dari arah belakang.

” Peristiwanya tiga hari yang lampau. Peristiwa itu yg bikin kami setuju lakukan perbuatan ini. Kami tidak pingin jatuh korban sebab tak tersedianya perhatian pemda, ” sambung Feri Efendy, penduduk yang lain.

Selesai mencat dengan pilox, beberapa pemuda ini bersama membubuhkan tanda-tangan. Tanda-tangan penduduk serta pemuda itu, tentukan sikap menuntut pembangunan jalan. Bukan pemeliharaan jalan atau tambal sulam aspal saja.

Menyikapi aksi masyarakatnya, Kepala desa Tlogo Rahman Diarto menjelaskan, perbaikan jalan desa adalah tanggung jawab Dinas PU Pemkab Blitar.

” Ada dana desa sesungguhnya. Namun tidak pas peruntukannya apabila saya gunakan melakukan perbaikan jalan. Kelak salah saya. Lantaran itu tanggung jawab Dinas PU Pemkab Blitar, ” ujarnya.

Sesaat pihak Dinas PU Pemkab Blitar belum memberi respon sampai jam 13. 00 WIB.

About admin