Home / berita umum / Untuk Menikmati Fenomena Alam Semoga Tidak Hujan

Untuk Menikmati Fenomena Alam Semoga Tidak Hujan

Untuk Menikmati Fenomena Alam Semoga Tidak Hujan – Pengelola Kota Tua Jakarta sedia kan layar-lebar utk menyaksikan kenyataan trilogi super blue blood moon malam kelak. Hal tersebut utk memfasilitasi warga yg bakal menyaksikan kenyataan langka itu.

” Kita siapkan tiga teleskop, satu teleskop kita koneksikan segera dengan layar-lebar, ” kata Kepala UPK Kota Tua, Norviadi Setio Husodo.

Layar-lebar mempunyai ukuran 8×5 mtr. bakal dipasang di halaman Museum Fatahillah, Daerah Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat. Warga secata gratis dapat datang ke daerah Kota Tua Jakarta.

” Kelak konsepnya lesehan. Warga duduk saksikan gerhana dari layar-lebar, ” ucap Norviadi.

Tidak hanya layar-lebar, dua teleskop dipersilahkan utk pengunjung yg mau menyaksikan segera gerhana bln. itu. Akan tetapi, tak seluruh pengunjung dapat menyaksikan lewat teleskop.

” Kita batasi 50 hingga 100 orang. Perkiraan apabila satu orang satu menit kan artinya 100 menit. Apabila lebih dari itu kan tak dapat menyaksikan gerhana bulannya, ” ucap Norvi.

Kota Tua berkerjasama dengan populasi Abu Yahya Observasi. Utk persipan sendiri bakal dilaksanakan waktu 14. 00 WIB.

” Kita berdoa saja mudah-mudahan tak hujan, ” ucap Norviadi. Gerhana super blue blood moon di Indonesia area barat dicatat BMKG bakal mulai berjalan seputar waktu 17. 50 WIB serta selesai pada waktu 23. 10 WIB. Puncak gerhana di prediksi BMKG berjalan pada waktu 20. 30 WIB.

Warga Indonesia, termasuk juga Jakarta, masih dapat saksikan kenyataan langka itu walaupun cuaca berawan serta hujan. BMKG mengasumsikan Jakarta bakal diguyur hujan lokal serta langit tertutup awan seputar 62 prosen.

” Kala contohnya besok berjalan awan, lantas hujan, kan lantas jadi cerah situasi langitnya. Itu peluang tambah akan tambah terbuka utk menyaksikan. Contohnya saat siang-sore potensi hujan turun lebih awal, tambah tutupan awannya jadi terbuka, ” kata Kepala Deputi Sektor Meteorologi BMKG Mulyono Prabowo kala dihubungi, Selasa (30/1)

About admin