Home / berita umum / WN Korsel Ngaku Pemilik Prostitusi Online Phone Sex di Tangerang

WN Korsel Ngaku Pemilik Prostitusi Online Phone Sex di Tangerang

WN Korsel Ngaku Pemilik Prostitusi Online Phone Sex di Tangerang  РPolisi tangkap persekutuan penyedia layanan prostitusi online lewat perbincangan telpon atau phone seks. Masyarakat negara Korea Selatan yang mengatakan pemilik tempat operasi layanan prostitusi itu ikut ditangkap polisi.

Masyarakat Korea Selatan N Myung HA Moon diamankan selesai polisi lakukan penangkapan pada seseorang PSK yang memberi layanan lewat perbincangan telpon. Moon diamankan pada tempat operasinya di satu diantaranya hotel di Tangerang.

“Mengatakan pemilik tempat AN Myung HA Moon (Masyarakat Negara Korea),” papar Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Harry Kurniawan dalam info tertulisnya, Selasa (9/10/2018).

Pengungkapan dimulai waktu polisi terima ada laporan warga berkenaan pendapat layanan prostitusi online lewat perbincangan telpon. Polisi lantas lakukan penyamaran dengan berpura-pura jadi pelanggan.

“Anggota Resmob Restro Tangerang lakukan undercover by pada HP milik dia yang memperoleh kiriman SMS BLUSH yang terdapat ajakan perbincangan sex lewat sarana premium call dengan nomer telpon 0809100XXXX. Lantas petugas mengontak nomer telpon diatas serta dengar nada seseorang wanita mengatakan bernama Sandra,” jelas Harry.

Sandra lantas lakukan perbincangan dewasa terhadap petugas yang menyamar. Dari perbincangan itu, Sandra ikut menyanggupi penawaran kencan waktu jam kerja udah tuntas.

“Sesuai dengan persetujuan, karena itu ditetapkan hotel di TKP 1 serta uang yang perlu dibayarkan ke Sandra sejumlah Rp 1 juta. Sebelum bersua, Sandra memohon petugas mentransfer uang sejumlah Rp 300 ribu ke rekening milik dia untuk kepentingan tranportasi,” kata Harry.

Setibanya di hotel, petugas serta Sandra masuk kamar. Waktu Sandra udah membebaskan kemeja serta terima pembayaran Rp 1 juta, petugas lantas langsung lakukan penangkapan serta interogasi.

“Berdasar pada info Sandra, dianya sendiri kerja sepanjang dua tahun jadi penerima perbincangan sex lewat premium call berlokasi di TKP 2. Dimana awal kalinya udah dilatih untuk mahir lakukan perbincangan seputaran sex jadi daya tarik serta gairah penelpon (pelanggan),” jelas Harry.

Polisi ikut mengamankan tanda bukti salah satunya telpon seluler punya Sandra, rekaman perbincangan, kuitansi check-in hotel, 23 unit laptop, 70 unit modem, 20 unit pesawat telpon, beberapa sinyal pengenal serta 1 lembar foto-copy surat. Karena tindakannya, banyak terduga terancam hukuman penjara 6 tahun.

About admin